ARTICLES HOME | ARTICLES | CATEGORY | POLA MAKAN | AJAK ANAK CINTAI MAKANAN SEHAT

AJAK ANAK CINTAI MAKANAN SEHAT

Administrator   19 May 2015 | 06.43

0 comments | 452 views | 0 Likes

 

Terkadang sulit ya, Bu, mencoba memberikan makanan sehat untuk anak. Makanan sehat seringkali kalah menarik dengan makanan manis atau mengandung pewarna buatan. Ibu pun harus selalu rajin mengkreasikan berbagai resep makanan anak yang sesuai.

Jangan bosan-bosan ya, Bu, untuk membiasakan anak mengonsumsi makanan sehat. Membangun kebiasan makan makanan bergizi sangatlah baik untuk anak ke depannya. Sebagai awal, Ibu dapat memberi contoh pada si kecil. Jika ia melihat Ibu mengonsumsi makanan bergizi, si kecilpun pasti akan mencontohnya. Berikan juga porsi yang sesuai usianya, Bu, agar anak tidak mengalami kelebihan berat badan yang berdampak buruk bagi kesehatan anak.

“ Berat badan berlebih, terutama obesitas, dapat berdampak negatif bagi kesehatan si kecil, seperti peningkatan risiko penyakit jantung pembuluh darah maupun diabetes pada usia dewasa.  Serta tendensi mengalami gangguan pertumbuhan tulang dan sendi, sleep apnea, maupun masalah psikologis dan sosial seperti rendah diri, stres, dan sedih,” ujar dr. Nina Amelia Gunawan dari meetdoctor.com.

Ibu dapat membantu mengontrol kadar lemak dalam menu makanan sehari-hari dengan memasukkan berbagai makanan bergizi seperti susu rendah lemak atau produk yang tidak mengandung susu, ayam tanpa kulit, potongan daging bebas lemak, roti dan sereal gandum utuh serta memperbanyak buah dan sayuran. Selain itu, penting juga untuk membatasi konsumsi minuman berpemanis buatan serta makanan yang banyak mengandung garam untuk memulai pola makan sehat anak.

Untuk mulai membiasakan anak mengonsumsi makanan yang menyehatkan, Ibu dapat melakukan hal-hal berikut, ya:

  1. Sediakan berbagai jenis menu makanan sehat dan kurangi jumlah makanan yang tidak sehat ya, Bu. Dengan begini, anak menjadi lebih terarah untuk memilih makanan sehat.
  2. Makan secara perlahan lebih sehat daripada makan dengan terburu-buru lo, Bu. Dengan mengunyah perlahan, pencernaan akan bekerja lebih maksimal.  Ajari anak untuk makan secara perlahan ya, Bu. Ia pun dapat menjadi cepat kenyang dan terhindar dari resiko obesitas. Jika anak meminta tambahan porsi, ajak anak untuk menunggu hingga 15 menit kemudian untuk benar-benar mengetahui apakah anak benar masih merasa lapar. Jeda ini dapat membantu otak membentuk rasa kenyang. Sediakan porsi berikutnya yang lebih kecil dari porsi awal, Bu.
  3. Membangun kebiasaan makan bersama keluarga besar dengan saling berbagi cerita membuat anak akan lebih senang. Hal ini juga terbukti membuat anak makan lebih sehat karena Ibu dapat mengontrol makanan apa yang dimakan si kecil.
  4. Ibu dapat mengajak si kecil memilih bahan makanan yang ia inginkan dan mempersiapkan masakannya bersama-sama. Menurut Renee A. Alli dari Web MD, aktivitas ini dapat membantu Anda mengetahui menu makanan sehat apa yang disukai oleh anak dan Anda dapat sekaligus mengajarkan anak pengetahuan mengenai pentingnya makanan bergizi. Mengajak anak memasak bersama juga dapat melatih anak membuat sesuatu dan dapat membuatnya lebih menghargai makanan sehat lo, Bu.
  5. Ibu juga dapat merencanakan memberikan camilan pada waktu yang telah diatur, ya. Hal ini dilakukan agar tidak mengacaukan nafsu makan anak pada waktu makan berat. Nah, Ibu harus mengimbangi camilan biasa seperti kue, dengan camilan sehat seperti kacang-kacangan atau buah-buahan.
  6. Jangan biarkan anak makan atau ngemil sambil menonton televisi, Bu. Katakan padanya untuk makan di meja makan. Menonton televisi sambil makan membuatnya mengonsumsi makanan yang tidak sehat secara terus-menerus dan tidak terkontrol.
  7. Berikan si kecil banyak air putih ya, Bu. Air putih dapat menetralisir minuman manis dan soda yang telah dikonsumsinya. Ibu juga harus mengontrol konsumsi minuman manis si kecil.
  8. Ibu sering menggunakan makanan sebagai hadiah imbalan atau hukuman bagi anak? Kebiasaan ini tidak baik lo, Bu. Saat si kecil dihukum tidak mendapatkan makanan yang cukup, ia kemudian akan merasa khawatir dan makan lebih banyak saat tidak dibutuhkan. Hal ini dapat menyebabkan obesitas. Jika ia sering diberi imbalan makanan manis dan es krim, si kecil juga dapat memandang sayuran sebagai hal negatif.
  9. Bekali anak dengan menu makanan sehat saat anak bersekolah dan cek apa saja makanan yang tersedia di kantin sekolah agar Anda mengetahui makanan bergizi apa yang dapat jadi pilihan anak.
  10.  Ibu juga dapat memberikan berbagai pilihan saus ya, Bu. Celupkan menu makanan sehat pada saus tersebut agar si kecil tertarik.
  11. Kreativitas juga sangat penting, Bu. Berkreasilah dengan tampilan makanan untuk memancing rasa ingin tahunya dan membuatnya ingin memakan makanan tersebut. Ibu juga dapat menyebut sayuran dengan nama yang lebih menarik agar si kecil mau memakannya.

Nah, setelah mengetahui berbagai cara agar anak mengonsumsi makanan sehat, Ibu juga dapat mencoba membuat makanan sehat ini untuk si buah hati:

Spageti bakso

Ibu dapat mengganti tepung terigu untuk membuat pasta dengan tepung gandum. Untuk baksonya, Ibu dapat membuat sendiri dengan menggunakan daging sapi giling, sosis, bawang bombay cincang, bulgur, air panas, yang dicampur dengan putih telur, bawang putih, oregano kering, garam dan merica tumbuk. Jangan lupa tambahkan remah roti gandum untuk memadatkan adonan bakso sebelum dipanggang atau dikukus ya, Bu. Untuk saus marinara, siapkan saus jadi yang ditambahkan dengan tomat segar dan peterseli serta kemangi. Tambahkan pula parutan keju parmesan atau romano. Sesuaikan porsi masing-masing bahan dengan porsi yang ingin Ibu buat.

Kentang panggang dengan daging dan brokoli

Sesekali, ganti nasi dengan kentang yang mengandung lebih banyak nutrisi, Bu. Cara membuatnya, persiapkan empat buah kentang, tusuk-tusukkan garpu pada badan kentang sebelum memasukkannya ke dalam microwave dengan panas sedang selama 20 menit hingga melunak. Panaskan daging giling hingga kecokelatan dengan panas sedang, aduk selama tiga menit lalu angkat. Lanjutkan dengan memanaskan brokoli hingga lunak dan menambahkannya ke dalam daging.

Kemudian, iris kentang yang sudah melunak dan keluarkan sebagian isinya. Tambahkan keju cheddar rendah lemak, garam dan merica (krim asam, jika ada) pada daging kentang, campurkan juga campuran brokoli dan daging bersama dengan daun bawang. Masukkan kembali daging kentang ke dalam kulit kentang yang sudah disisihkan, ratakan dan tambahkan taburan keju. Panaskan ke dalam microwave di suhu tinggi dan masukkan kentang berkeju lagi selama 2 – 4 menit sampai keju meleleh. Hidanganpun siap disajikan.

Untuk camilan atau pencuci mulut sehat, Ibu dapat mencoba sandwich es krim stroberi untuk si kecil. Sediakan kraker asin dan yogurt tanpa kandungan lemak dengan pilihan rasa stroberi. Oleskan kraker dengan yogurt secara merata dan jepit dengan kraker lainnya. Si kecil dapat langsung memakannya atau mendinginkannya terlebih dahulu hingga konsistensinya lebih padat dan menyegarkan.

Selamat mencoba, Bu!

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan, dokter umum (tim Meet Doctor)


Silahkan isi komentar anda dibawah.

ARTIKEL TERPOPULER
MINGGU INI

5 CARA KREATIF ATASI SUSAH MAKAN

NEWSLETTER

DAPATKAN INFORMASI DAN,
PROMO TERBARU KAMI!
KEMBALI
KE ATAS